Baners

Senin, 22 November 2010

Minuman Manis : Penyebab Encok??


Hai teman - teman blogger semua. Saat ini saya akan membagi ilmu kesehatan yang biasa kita alami sehari - hari. Teman - teman pernah tidak mengalami sakit encok? Ternyata itu ada penyebab yang seriusnya. Bukan karena pegal - pegal semata tetapi menurut penelitian, encok itu disebabkan dari minuman - minuman manis yang kita suka minum. Ingin tahu lebih jelasnya? Ikuti terus yah..

Para ahli dari Boston tersebut, menganalisis data sebanyak 78.906 perempuan yang berpartisipasi dalam Nurses Health Study pada 1984 hingga 2006. Pada awalnya, perempuan - perempuan tersebut tidak memiliki riwayat encok. Tetapi setelah 22 tahun kemudian, 778 perempuan didiagnosis menderita encok.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Boston, AS, perempuan yang mengonsumsi satu porsi minuman soda berpemanis, lebih tinggi kemungkinannya terserang encok daripada perempuan yang mengonsumsi kurang dari satu porsi minuman soda berpemanis per bulan. Bahkan, perempuan yang mengonsumsi 2 porsi atau lebih minuman soda berpemanis per harinya, berisiko 2,4 kali lebih tinggi menderita encok.

Selain itu teman - teman, penelitian menunjukkan perempuan yang mengonsumsi 1 gelas jus jeruk 6 ons per hari berkemungkinan 41% lebih tinggi terserang encok daripada yang mengonsumsi kurang dari itu perharinya.

Jadi teman - teman, kalau tidak mau terserang penyakit encok. Mulailah mengurangi mengonsumsi minuman - minuman manis, terutama yang berpemanis buatan.
Terima kasih..


Sumber : Media Indonesia

Minggu, 31 Oktober 2010

Perencanaan Karangan Ilmiah

Tahap Penulisan Karangan Ilmiah
  1. Tahap persiapan
  2. Tahap pengembangan
  3. Tahap revisi

Format dan Sistematik Karangan Ilmiah :

1. Memilih Judul (Topik)

* Berisi masalah yang dibahas
* Bermanfaat untuk penulis dan orang lain
* Permasalahan yang menarik untuk dibahas dan dibaca
* Menguasai topik yang akan dibahas
* Mudah dalam memperoleh bahan yang akan diteliti

2. Nama Penulis

3. Abstrak dan Kata kunci

Berisi rangkuman dari isi artikel yang dituangkan secara padat, bukan pengantar atau pengantar penulis.

4. Pendahuluan

Menguraikan hal-hal yang dapat menarik perhatian pembaca dan hendaknya berisi penjelasan tentang permasalahan penelitian, wawasan dan rencana penulis dalam rangka pemecahan masalahnya.

Yang terdiri dari :
  • Latar Belakang Masalah
  • Rumusan Masalah ( optional )
  • Masalah dan Pembatasan Masalah
Memberikan batasan-batasan yang jelas bagian mana dari persoalan yang dikaji dan bagian mana yang tidak.
  • Tujuan Penulisan
Menggambarkan tujuan yang diharapkan dari penelitian ini dengan memberikan jawaban terhadap masalah yang diteliti.


Metode Penelitian
Menjelaskan cara pelaksanaan kegiatan penelitian, mencakup cara pengumpulan data, alat yang digunakan dan cara analisa data.

Macam - macam Metode Penelitian :
a. Studi Pustaka : bahan - bahan yang diperoleh dari buku-buku dan/atau jurnal.
b. Studi Lapangan : Data yang diambil langsung di lokasi penelitian atau secara lapangan.
c. Gabungan : Menggunakan gabungan kedua metode di atas.
Bila penulis melakukan Praktek Kerja, laporan ditulis menurut format penulisan ilmiah).


Hasil Penelitian
Menguraikan hasil penelitian yang mencakup semua aspek yang terkait dengan penelitian.

Analisa dan Pembahasan
Membahas tentang keterkaitan antar faktor-faktor dari data yang diperoleh dari masalah yang diajukan dan menganalisa proses dan hasil penyelesaian masalah.

Kesimpulan
Merupakan pengambilan keputusan yang didapat dari pembahasan yang ada. dan bagaimana pemecahannya.



Saran
tanggapan yang dtujukan kepada pihak yang bersangkutan, dimana sehubungan dengan hasil penelitian guna memperbaiki kesalahan yang ada.

Bagian Akhir
Ucapan Terima Kasih
Berisi ucapan-ucapan terima kasih kepada pihak - pihak yang telah membantu menyelesaikan penulisan karangan ilmiah.


Daftar Pustaka
Berisi daftar referensi (buku, jurnal, majalah, dll), yang digunakan dalam penulisan.


Daftar Simbol dan Gambar
Berisi deretan simbol-simbol dan gambar - gambar yang digunakan di dalam penulisan, lengkap dengan keterangannya (jika ada).

Lampiran
Penjelasan tambahan, dapat berupa uraian, program, gambar, perhitungan-perhitungan, grafik, atau tabel, yang merupakan penjelasan rinci dari apa yang disajikan di bagian-bagian terkait sebelumnya.

Referensi :
http://bambangtri.wordpress.com/2008/04/10/perencanaan-karangan-ilmiah/