Hai bloggers.. sekarang kita akan membahas mengenai Pasar Tradisional. Jujur saya tidak terlalu suka ke pasar tradisional. Mengapa?? Karena pasar tradisional itu identik dengan bau, kotor, “becek”, pokoknya sangat berantakan.
Mungkin kalau dilihat dari fisiknya saja,ya kita tidak akan mau pergi ke pasar tradisional. Tapi pasar tradisional memiliki banyak manfaatnya juga, seperti :
• Harga barang jauh lebih murah
• Barang yang dijual ( seperti sayur, buah, ikan, daging dll) masih segar dan tidak berbau busuk
• Terjadi kontak langsung antara pembeli dengan penjual
• Harga yang diberikan bisa ditawar lebih murah
• Barang yang dijual lebih bervariasi
Baners
Kamis, 20 Mei 2010
Minggu, 18 April 2010
Supply and Demand
Faktor yang mempengaruhi “Permintaan” :
1. Pembeli (Konsumen ) lebih memilih murah dan berkualitas buruk, pembeli biasanya bukannya memperhatikan kualitas melainkan harga dari barang yang dibelinya, murah atau tidaknya.
2. Pembeli ( Konsumen ) memilih murah dan berkualitas buruk, karena kondisi materi ( Uang ) yang tidak memungkinkan untuk membeli barang yang proses pengisiannya jauh lebih cepat akan tetapi harganya sangat mahal.
3. Pembeli ( Konsumen ) memiliki banyak waktu luang atau tidak didesak oleh keterbatasan waktu sehingga memungkinkan lebih memilih murah dan berkualitas buruk.
Faktor yang mempengaruhi “Penawaran” :
1. Sama hal nya dengan permintaan , untuk penawaran harga & selera atau kebutuhan yang menentukan pembeli (K onsumen ) seperti diatas penjual memberikan harga dengan ketentuan ada beberapa faktor penghambat yaitu :
a. Proses ( waktu )
b. Situasi
c. Kondisi keuangan
2. Dalam hal ini , Pembeli ( Konsumen ) dituntut dalam menentukan berbagai kondisi atau faktor – faktor yang mempengaruhinya.
3. Pembeli ( Konsumen ) yang memiliki peluang membeli barang mahal dan berkualitas baik :
a. Pembeli ( Konsumen ) memiliki keadaan uang yang berlebih sehingga memungkinkan bagi si pembeli ( Konsumen ) untuk memilih mahal dan berkualitas baik.
b. Pembeli ( Konsumen ) dihadapi oleh keterbatasan waktu atau situasi sehingga tidak memungkinkan untuk menunggu lama dan lebih memilih mahal dan berkualitas baik.
Penentuan Harga :
1. Penjual memberikan berbagai penawaran kepada pembeli ( Konsumen ) , seperti contoh nya diatas (penjual pulsa) :
a. Penjual [ 1 ] , memberikan penawaran Harga murah tetapi proses pengisiannya lama.
b. Penjual [ 2 ] . memberikan penawaran Harga mahal tetapi proses pengisiannya cepat.
2. Penjual menetapkan Harga kepada pembeli ( Konsumen ) , sesuai dengan faktor-faktor berikut :
a. Kebutuhan ( selera )
Suatu barang yang dicari oleh pembeli ( Konsumen ) sesuai dengan selera atau keinginannya.
b. Keseimbangan antara pendapatan pembeli ( Konsumen )
Harga yang ditetapkan sesuai atau seimbang dengan keadaan keuangan si pembeli ( Konsumen ).
c. Jumlah permintaan
Banyaknya jumlah permintaan adalah suatu faktor pendukung penentuan harga karena semakin banyak pembeli ( Konsumen ) semakin besar keuntungan bagi penjual.
d. Keunggulan
Suatu keunggulan yang dapat dimanfaatkan bagi si pembeli ( Konsumen ), seperti setiap pembelian pulsa Rp. 10.000,- mendapatkan gratis pulsa 50% atau seharga Rp. 5000,- langsung dari operator telepon seluler tersebut.
e. Standar harga
Harga yang ditetapkan sesuai dengan standar harga yang dikeluarkan oleh suplier ( Agen ) dan tidak meraup keuntungan yang besar sehingga tidak memberatkan bagi si pembeli ( Konsumen ).
f. Keuntungan
Pembeli ( Konsumen ) yang membeli pulsa tersebut mendapatkan keuntungan lebih seperti harga pulsa Rp. 100.000,- menjadi Rp. 98.000,- jauh lebih murah dibanding dengan harga pulsa Rp. 10.000,- menjadi Rp. 12.000,-.
1. Pembeli (Konsumen ) lebih memilih murah dan berkualitas buruk, pembeli biasanya bukannya memperhatikan kualitas melainkan harga dari barang yang dibelinya, murah atau tidaknya.
2. Pembeli ( Konsumen ) memilih murah dan berkualitas buruk, karena kondisi materi ( Uang ) yang tidak memungkinkan untuk membeli barang yang proses pengisiannya jauh lebih cepat akan tetapi harganya sangat mahal.
3. Pembeli ( Konsumen ) memiliki banyak waktu luang atau tidak didesak oleh keterbatasan waktu sehingga memungkinkan lebih memilih murah dan berkualitas buruk.
Faktor yang mempengaruhi “Penawaran” :
1. Sama hal nya dengan permintaan , untuk penawaran harga & selera atau kebutuhan yang menentukan pembeli (K onsumen ) seperti diatas penjual memberikan harga dengan ketentuan ada beberapa faktor penghambat yaitu :
a. Proses ( waktu )
b. Situasi
c. Kondisi keuangan
2. Dalam hal ini , Pembeli ( Konsumen ) dituntut dalam menentukan berbagai kondisi atau faktor – faktor yang mempengaruhinya.
3. Pembeli ( Konsumen ) yang memiliki peluang membeli barang mahal dan berkualitas baik :
a. Pembeli ( Konsumen ) memiliki keadaan uang yang berlebih sehingga memungkinkan bagi si pembeli ( Konsumen ) untuk memilih mahal dan berkualitas baik.
b. Pembeli ( Konsumen ) dihadapi oleh keterbatasan waktu atau situasi sehingga tidak memungkinkan untuk menunggu lama dan lebih memilih mahal dan berkualitas baik.
Penentuan Harga :
1. Penjual memberikan berbagai penawaran kepada pembeli ( Konsumen ) , seperti contoh nya diatas (penjual pulsa) :
a. Penjual [ 1 ] , memberikan penawaran Harga murah tetapi proses pengisiannya lama.
b. Penjual [ 2 ] . memberikan penawaran Harga mahal tetapi proses pengisiannya cepat.
2. Penjual menetapkan Harga kepada pembeli ( Konsumen ) , sesuai dengan faktor-faktor berikut :
a. Kebutuhan ( selera )
Suatu barang yang dicari oleh pembeli ( Konsumen ) sesuai dengan selera atau keinginannya.
b. Keseimbangan antara pendapatan pembeli ( Konsumen )
Harga yang ditetapkan sesuai atau seimbang dengan keadaan keuangan si pembeli ( Konsumen ).
c. Jumlah permintaan
Banyaknya jumlah permintaan adalah suatu faktor pendukung penentuan harga karena semakin banyak pembeli ( Konsumen ) semakin besar keuntungan bagi penjual.
d. Keunggulan
Suatu keunggulan yang dapat dimanfaatkan bagi si pembeli ( Konsumen ), seperti setiap pembelian pulsa Rp. 10.000,- mendapatkan gratis pulsa 50% atau seharga Rp. 5000,- langsung dari operator telepon seluler tersebut.
e. Standar harga
Harga yang ditetapkan sesuai dengan standar harga yang dikeluarkan oleh suplier ( Agen ) dan tidak meraup keuntungan yang besar sehingga tidak memberatkan bagi si pembeli ( Konsumen ).
f. Keuntungan
Pembeli ( Konsumen ) yang membeli pulsa tersebut mendapatkan keuntungan lebih seperti harga pulsa Rp. 100.000,- menjadi Rp. 98.000,- jauh lebih murah dibanding dengan harga pulsa Rp. 10.000,- menjadi Rp. 12.000,-.
Langganan:
Postingan (Atom)